Hire Me

TESCA 2013

Selamat dan Sukses atas prestasi IM Telkom meraih peringkat 2 Tesca 2013 (Telkom Smart Campus Award) untuk kategori Institut.

Meet Me

 ISO 9001.2008

Selamat atas keberhasilan IM Telkom dalam mempertahankan konsistensi implementasi ISO 9001.2008. Semoga makin maju dan sukses.

Teliti Green Marketing Property

Lebih dari itu, bangunan ini harus hemat listrik, tak menggunakan teknologi yang berimbas pada perusakan lapisan ozone, serta pembuangan limbah yang ramah lingkungan dengan adanya sumur resapan. Bahkan, akhir akhir ini konsep green property terus berkembang dengan adanya tempat untuk daur ulang sampah hingga menjadi biogas yang dapat langsung digunakan sebagai bahan bakar.

Para pengembang perumahan pun berlomba-lomba membuat dan menerapkan konsep green property. Masalahnya terkadang pada cara memasarkan (marketing) produknya. Maka, tumbuhlah konsep green marketing, sebuah cara memasarkan produk green dengan menonjolkan keramahan lingkungan. Bangunan sebagai produk yang telah mengusung go green akan lebih lengkap jika dipadukan dengan konsep green marketing, sehingga munculah green marketing bidang property.

Dalam Marketing Mix, Kotler (1985) menemukan konsep 4 P yang cukup terkenal, yakni product (produk), price (harga), place (distribusi/tempat), promotion (promosi). Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan pada suatu pasar guna mendapatkan perhatian untuk dimiliki, digunakan, dan dikonsumsi sehingga dapat memuaskan kebutuhan. Produk di sini adalah barang yang ingin dijual, dalam hal ini bangunan. Produk yang diciptakan harus sesuai dengan apa yang sedang dibutuhkan masyarakat. Jika saat ini masyarakat sedang sadar akan lingkungan dan menjaga alam, tentu produk harus diciptakan dengan memuat

elemen-elemen tersebut. Dalam hal property, bangunan yang dibuat harus mengikuti kebutuhan pasar, bila pasar ingin yang gogreen, maka pengembang harus menangkap keinginan itu. Ketika produk telah sesuai dengan permintan pasar, tahap selanjutnya adalah price. Harga merupakan alat untuk mengukur nilai suatu barang. Harga bagi produsen merupakan penentu bagi permintaan pasar dan mempengaruhi posisi pesaing perusahaan dalam merebut konsumen. Harga merupakan indikator barang, sehingga dalam menetapkan harga perlu hati-hati dengan memperhatikan potensi pasar. Namun dikonsep go green, harga tidak terlalu menjadi tolak ukur konsumen untuk membeli, sebab kesadaran akan menjaga lingkungan menjadi keutamaannya. Meski mahal, yang penting go green.

Selanjutnya adalah place atau tempat. Produk yang telah dihasilkan akan lebih berguna bagi konsumen apabila produk tersebut pada posisi strategis. Jika hal itu terkait dengan bangunan, maka posisinya harus benar tepat, tidak pada posisi lahan yang tak nyaman. Kasarnya, bangunan berkonsep go green, tetapi lokasinya tepat di samping pembuangan sampah atau pembuangan limbah perusahaan,atau pabrik yang mengepulkan asap tiap waktu. Tentu ini berbenturan dengan produk yang dihasilkan, dan akan berefek negatif pada aspek marketing lainnya.

Apalagi soal bangunan dan rumah, konsumen sangat memperhatikan lokasi. Dan yang terakhir adalah promotion atau pemasaran. Promosi adalah suatu usaha perusahaan atau individu memberikan informasi dan mempengaruhi serta menarik konsumen secara langsung terhadap produk yang dihasilkan.

Promosi adalah cara yang efektif dalam merebut konsumen di pasaran serta memperkenalkan barang-barang baru yang diproduksi. Aspek promosi ini terus berkembang hingga masuk kepada promosi dengan mengusung go green. Konsep green marketing bidang property inilah yang saat ini dikembangkan penelitiannya oleh Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Marketing Institut Manajemen Telkom (IM Tekom). KBK Marketing memang konsen terhadap perkembangan isu terbaru bidang pemasaran, sehingga penelitian langsung dikembangkan dengan munculnya kajian mengenai green marketing dan green property.

Hasil akhir yang hendak dicapai adalah pemberian penghargaan atau plakat pada perumahan atau bangunan yang telah memenuhi kriteria green property. Misalnya bangunan yang telah memiliki tata cahaya hemat energi listrik, pembuangan  limbah air yang efisien dengan sumur resapan, tempat dan pengolahan limbah sampah non organik dan organik, ruang hijau dan pepohonan, serta elemen penilaian lainnya. Akan ada penghargaan pada empat kriteria bangunan berupa platinum, gold, silver, dan bronze. Penghargaan tersebut dapat digunakan sebagai referensi konsumen dalam memilih bangunan atau rumah go green.(*)



index pengumuman akademik

Tulisan Dosen

Teliti Green Marketing Property

Lebih dari itu, bangunan ini harus hemat listrik, tak menggunakan teknologi yang berimbas pada perusakan lapisan ozone, serta pembuangan limbah yang ramah lingkungan dengan adanya sumur resapan. ...

Readmore

Tak Rugi Dengan Bursa Terintegerasi

oleh : Tieka Trikartika Gustyana, SE, MM

Sudah dua hari ini, Norman uring-uringan. Pialang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mengalami kerugian gara-gara salah mengambil keputusan. Alhasil, ...

Readmore

Design Strategy: Dongkrak Performa Bisnis Industri Kreatif

oleh : Siska Noviaristanti, S.Si, MT

Januari 2008, Samsung Electronics memenangkan 32 penghargaan inovasi dan rekayasa desain dalam Consumer Electronic Show, event terbesar dunia di bidang ...

Readmore

Branding Itu Penting

Oleh : Indira Rachmawati, ST, MSM

Mempromosikan merk sebuah produk tidaklah mudah. Dibutuhkan marketing andal untuk mempromosikan merk hingga menjadi sebuah brand. Tanpa brand yang kuat, produk ...

Readmore

Pengukuran Efektivitas Social Media

 oleh : Alila Pramiyanti, S.Sos, M.Si

Komunikasi pemasaran adalah suatu usaha untukmenginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen secara langsung maupuntidak langsung tentang produk dan ...

Readmore

API – CMS : Kian Mudahnya Delivery Service

Sebagian warga kota pasti sering menggunakan jasa layanan pesan antar produk. Biasanya, selain pengiriman paket, layanan pesan antar makanan menjadi salah satu alternatif pilihan warga yang malas ...

Readmore

Pasarkan Produk dengan Budaya

Bagi masyarakat perkotaan, kehadiran internet adalah hal baru yang kini semakin lumrah digunakan. Perannya dalam mempermudah berbagai hal telah menjadikannya sebagai salah satu aplikasi teknologi ...

Readmore


index tulisan dosen

Contact us

Welcome to Institut Manajemen Telkom.

Address: Jalan Telekomunikasi, Ters. Buah Batu Dayeuh Kolot Bandung 40257.

Tel: +(62) 22 7503509.

Fax: +(62) 22 7505522.

Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Prodi IM Telkom