ENG
PDF Print E-mail
There are no translations available.

Dana Penaggulangan Bencana Belum Jelas di Sulbar


 

Dana_Penaggulangan_Bencana_Belum_Jelas_di_SulbarMamuju - Tiga wilayah yang dilanda bencana di Sulawesi Barat terancam tak tertangani akibat dana usulan bencana alam tahun anggaran 2012 sebesar Rp15 miliar belum jelas.

Kepala Seksi TPOT Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulbar, Samparan di Mamuju, Selasa (7/2) mengatakan, usulan dana bencana alam ke Kementerian Pekerjaan Umum saat ini belum ada kejelasan akibat kesalahan mekanisme pengusulan bantuan anggaran ke pusat.

"Kita telah membuat "grand desain" pembangunan penanganan bencana alam di Sulbar pada tiga titik di Mamuju, namun sangat disayangkan, karena usulan ke pusat belum ada tindaklanjutnya, "ungkapnya.

Proses pengusulan anggaran kata dia, keliru karena semestinya program itu diusulkan oleh SKPD ke pihak balai.

Namun demikian, kata dia, pusat diharapkan memberikan solusi terbaik agar penanganan bencana alam bisa tertangani dengan optimal.

"Kita banyak berharap usulan pembangunan penanganan pasca bencana alama ini diakomodir oleh pusat karena ini sipatnya mendesak,"jelasnya.

Ia mengatakan, program pembangunan pasca bencana ini terdapat di daerah Tappalang yakni bencana abrasi pantai, bencana alam jebolnya bendungan di Tommo dan bencana banjir di Karossa, Mamuju.

"Tiga wilayah ini perlu ada penanganan khusus untuk memaksimalkan perekonomian masyarakat di daerah itu,"jelasnya.

Samparan menambahkan, pusat diharapkan memberikan solusi terbaik agar masyarakat yang merasakan dampak bencana alam itu bisa tertangani secara optimal.

Saat ini kata dia, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar usulan anggaran ke pusat senilai Rp15 milyar turun dalam waktu yang tidak lama lagi.